Dalam ajaran Islam, dua ucapan ringan yang paling sering menjadi penyebab seseorang terjerumus ke dalam api neraka adalah perkataan yang berhubungan dengan ghibah (menggunjing/membicarakan aib orang lain) dan fitnah (menyebarkan kebohongan yang merusak nama baik seseorang). Rasulullah SAW telah memperingatkan bahaya lisan melalui sebuah hadis: "Sesungguhnya seseorang berbicara dengan satu kalimat yang dianggap remeh, namun karena itu ia terjerumus jauh ke dalam neraka sejauh antara timur dan barat." (HR. Bukhari dan Muslim). Dua ucapan tersebut dianggap berbahaya karena: Ghibah: Membicarakan keburukan orang lain di belakang mereka, meskipun hal itu benar adanya, adalah dilarang keras dan diibaratkan memakan bangkai saudaranya sendiri. Fitnah dan Ucapan Bohong: Menyebarkan kebohongan atau perkataan dusta untuk mencelakai orang lain, bercanda yang berlebihan, atau sumpah palsu, semuanya dapat berakibat fatal di akhirat. Manusia paling sering masuk neraka disebabkan oleh ketidakmampuan mengendalikan dua anggota badan, yaitu mulut (lisan) dan kemaluan. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menjaga lisan dari perkataan yang buruk dan hanya mengucapkan hal-hal yang baik atau diam. https://www.youtube.com/watch?v=W-cc2S0PAdU