Sejarah berdirinya kota Mekkah memiliki akar yang sangat tua, dimulai dari lembah tandus hingga menjadi pusat peradaban Islam dunia. Berikut adalah ringkasan sejarahnya: 1. Masa Awal dan Kedatangan Nabi Ibrahim Awalnya, Mekkah adalah lembah kosong dan tandus yang dikelilingi pegunungan. Peradaban di sana mulai terbentuk saat Nabi Ibrahim AS membawa istrinya, Siti Hajar, dan putranya, Nabi Ismail AS, ke tempat tersebut atas perintah Allah SWT. Munculnya Air Zamzam: Kehidupan di lembah ini dimulai dengan munculnya mata air Zamzam yang ditemukan oleh Siti Hajar saat mencari air untuk Ismail. Penduduk Pertama: Keberadaan air menarik Suku Jurhum untuk menetap di sana, menjadikan mereka suku pertama yang menghuni Mekkah bersama keluarga Nabi Ismail. 2. Pembangunan Ka'bah Mekkah menjadi pusat religius setelah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun (kembali) Ka'bah. Ka'bah didirikan sebagai rumah ibadah pertama yang didedikasikan untuk menyembah Allah SWT dan menjadi awal tradisi tawaf. 3. Masa Pra-Islam (Jahiliah) Seiring berjalannya waktu, kepemimpinan Mekkah berpindah ke Suku Quraisy di bawah pimpinan Qusai bin Kilab. Pada masa ini, Mekkah berkembang menjadi pusat perdagangan strategis yang menghubungkan rute Mediterania, Arab Selatan, dan Afrika Timur. Namun, secara religius, masyarakat mulai menyimpang dengan meletakkan banyak berhala di sekeliling Ka'bah. 4. Masa Kelahiran Islam dan Fathu Makkah Pentingnya Mekkah meningkat pesat dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW sekitar tahun 570 M. Penyebaran Islam: Nabi Muhammad mulai menyebarkan Islam di Mekkah, namun mendapat tantangan hebat hingga beliau hijrah ke Madinah pada 622 M. Fathu Makkah (630 M): Nabi Muhammad kembali dan menaklukkan Mekkah tanpa pertumpahan darah besar, menghancurkan berhala di sekitar Ka'bah, dan mengembalikan fungsinya sebagai pusat tauhid. 5. Perkembangan Modern Setelah era kenabian, Mekkah terus berkembang di bawah berbagai kekhalifahan, termasuk Turki Utsmani. Di era modern di bawah Kerajaan Arab Saudi, kota ini mengalami transformasi besar-besaran: Renovasi Besar: Pembangunan infrastruktur modern, gedung pencakar langit seperti Makkah Royal Clock Tower, dan perluasan Masjidil Haram untuk menampung jutaan jemaah haji setiap tahunnya. Visi 2030: Saat ini, pemerintah Arab Saudi terus melakukan pengembangan melalui proyek-proyek futuristik untuk menampung target 30 juta jemaah umrah per tahun pada 2030. https://www.youtube.com/watch?v=UMoWIqpIGwk